Home KAMPUS Fasilitas Kampus Memprihatinkan, Mahasiswa Keluhkan Kipas Angin Rusak di Gedung SBSN

Fasilitas Kampus Memprihatinkan, Mahasiswa Keluhkan Kipas Angin Rusak di Gedung SBSN

244
0

PALU, LPMQALAMUN.com – Mahasiswa UIN Datokarama Palu mengeluhkan kondisi fasilitas di gedung kelas SBSN yang dinilai tidak memadai. Salah satu permasalahan utama yang disoroti adalah kipas angin rusak, yang mengganggu kenyamanan dan proses belajar-mengajar.

Seorang mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah (ESY), berinisial N, mengungkapkan bahwa kondisi kelas saat siang hari terasa sangat panas, sehingga menghambat konsentrasi mahasiswa.

“Seperti neraka keadaan dalam kelas ketika siang hari, tidak nyaman untuk belajar. Mengeluh pun tidak kunjung mendapat respon sampai saat ini,” ujarnya kepada Kru LPM Qalamun, Kamis (20/03/2025).

Ia juga mengibaratkan kipas angin sebagai komponen penting dalam mendukung kenyamanan belajar.

“Kalau diibaratkan, kipas angin itu seperti oli pada mesin. Tanpa itu, performa saya dalam memahami materi jadi terganggu,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Nary, mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah (ASY). Ia menyebutkan bahwa kipas angin di kelasnya sudah berusia lebih dari lima tahun dan seharusnya diganti.

“Kalau bisa diganti lah, karena kipas anginnya sudah tua. Saya pernah dengar kalau itu sudah dari lima tahun lalu, bahkan lebih,” tuturnya.

Sementara itu, Mraa, mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah, mengungkapkan bahwa suara berisik dari kipas angin yang tidak berfungsi dengan baik juga menghambat pembelajaran.

“Kipas angin di gedung SBSN hanya mengeluarkan suara berisik. Perputarannya pun rendah sehingga minim menghasilkan angin. Ini membuat suasana kelas panas dan tidak nyaman untuk kegiatan belajar-mengajar,” ungkapnya.

Ana, mahasiswa ESY lainnya, menambahkan bahwa permasalahan fasilitas ini sudah sering disuarakan dalam aksi demonstrasi mahasiswa, namun hingga kini belum mendapatkan tanggapan serius dari pihak kampus.

“Sudah sering didemokan masalah fasilitas ini, karena penting sekali. Bagaimana kita mau belajar dengan tenang kalau suasananya saja tidak nyaman? Tapi sampai saat ini belum dihiraukan,” tegasnya.

Terakhir, KR, mahasiswa Jurusan Arsitektur, menekankan bahwa fasilitas seperti kipas angin sangat berpengaruh terhadap fokus mahasiswa dalam menerima materi kuliah.

Mahasiswa berharap pihak kampus segera melakukan perbaikan agar kenyamanan dalam proses perkuliahan dapat terjaga.

Wartawan: Odysseus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here