Home PUISI Ibadah – Suara dalam Sunyi

Ibadah – Suara dalam Sunyi

144
0

Oleh : Mohammad Hilman
Wartawan Magang

Ketika pagi membuka mata dengan lembut,
Hati pun mengetuk pintu keheningan.
Rindu pada Sang Pencipta menggugah kalut,
Menuntun jiwa kembali pada ketenteraman.

Di tikar doa, waktu berhenti melangkah,
Hanya bisikan lirih antara hamba dan Tuhannya.
Air mata yang jatuh menjelma langkah,
Menuju pembersihan setiap dosa-dosanya.

Ibadah adalah perjalanan tanpa henti,
Mengukir harapan pada cahaya suci.
Di antara sujud, manusia menemukan diri,
Dan sanggup berdamai dengan luka lama di hati.

Maka biarlah zikir menjadi napas,
Dan syukur menjadi penopang jiwa.
Dalam setiap helaan yang terasa lepas,
Kita mendekat, kembali, dan akhirnya bertemu cinta-Nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here