Home PUISI Politik – Di Persimpangan Suara

Politik – Di Persimpangan Suara

42
0

Oleh : Mohammad Hilman
Wartawan Magang

Di tengah hiruk pikuk janji yang berserakan,
Rakyat berjalan di lorong harapan.
Bendera berkibar menandai arah pilihan,
Namun kebenaran sering tenggelam dalam keramaian.

Meja-meja rapat dipenuhi kata-kata manis,
Yang mengalir seperti sungai tanpa dasar.
Siapa yang benar-benar mendengar jeritan yang pedih?
Atau hanya menimbang suara demi kursi yang lebih besar?

Tangan-tangan kecil menengadah meminta masa depan,
Pada negeri yang terus membangun namun sering lupa.
Bahwa kekuasaan bukan sekadar kemenangan,
Melainkan amanah untuk menegakkan cinta.

Semoga politik bukan lagi medan kabut,
Melainkan cahaya tempat kejujuran tumbuh.
Agar setiap suara, sekecil embun di rumput,
Menjadi penentu damai bagi seluruh tubuh bangsa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here