PALU, LPMQALAMUN.com — Hannah Asa Indonesia menggelar Bootcamp Batch 107 Money Skills for a New Start di LPKA Kelas II Palu, pada Rabu (16/09/2026).
Program ini dirancang untuk mengubah pola pikir peserta dalam mengelola sumber daya dan mengambil keputusan finansial.
Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, mengatakan bahwa New Start bukan berarti memulai segala sesuatu dari nol, melainkan mengorientasikan kembali cara berpikir dalam mengelola sumber daya yang dimiliki.
“Setiap orang tetap memiliki pengalaman, keterampilan, dan kesempatan untuk membangun masa depannya,” katanya.
Ia menjelaskan, edukasi literasi keuangan diberikan agar peserta memiliki bekal dalam mengambil keputusan finansial setelah kembali ke masyarakat.
“Literasi keuangan kami hadirkan bukan sekadar agar peserta tahu cara mengatur uang, tetapi agar mereka memiliki bekal untuk membuat pilihan finansial yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Materi pelatihan disampaikan oleh Besse Astira Rahma selaku AWPS Junior Trainer. Pelatihan menggunakan metode praktis melalui simulasi dan diskusi mengenai situasi keuangan sehari-hari, seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, mengelola pengeluaran, serta merencanakan penghasilan awal.
Dalam salah satu simulasi, peserta diminta menyusun rencana penggunaan uang sebesar Rp100.000 untuk memenuhi kebutuhan selama satu minggu.
Penyelenggara juga mendorong peserta untuk mulai menerapkan materi pelatihan melalui langkah sederhana, seperti mencatat pengeluaran harian, memisahkan uang sesuai tujuan, serta memetakan kebutuhan hidup dan pilihan pekerjaan setelah menyelesaikan masa pembinaan di LPKA.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memiliki kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung, serta memahami bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan finansial mereka.
Wartawan: Virtuous







