Figur yang Dianggap Beban
Oleh : Sitti Nurhalisa Humairah Wartawan Magang Katanya guru beban negara Padahal gajinya tak seberapa Katanya guru beban negara Padahal darinya ilmu lahir Negeri menyebut guru beban negara Mengapa mereka menitip anaknya Negeri menyebut guru beban negara Mengapa anak pejabat bisa membaca? Jika guru dianggap guru negara siapa yang menanam pondasi masa depan Jika guru dianggap negara Siapa yang menentukan mimpi generasi Guru membawa sayap yang begitu...
Tentang Dunia Kampus
Oleh : Nurfadila Wartawan Magang Dunia kampus adalah sebuah lingkungan yang unik dan menarik, di mana mahasiswa dapat belajar, tumbuh, dan berkembang menjadi individu yang lebih baik. Kampus adalah tempat di mana mahasiswa dapat menemukan diri mereka sendiri, mengeksplorasi minat dan bakat, serta mempersiapkan diri untuk masa depan yang cerah. Kampus juga adalah tempat dimana mahasiswa dapat bertemu dengan orang-orang...
Kembali ke Rumah
Oleh : Nurfadila Wartawan Magang Aku berjalan sendirian di jalan yang sepi, mencoba mengingat jalan pulang ke rumah. Aku telah pergi selama beberapa tahun, meniggalkan kenangan dan keluarga di belakang. Aku merasa lelah dan kesepian, tapi aku tahu aku harus kembali. Aku melewati jalan yang sudah tidak asing lagi, mengenali setiap pohon dan setiap batu. Aku merasa nostalgia, mengingat...
Puisi di Balik Diamnya Ayah
Oleh : Nurfadila Wartawan Magang Di balik diamnya Ayah, tersimpan doa yang tak pernah terucap, bagi angin malam yang tak terlihat, namun selalu hadir menenangkan hati. Langkahnya berat, suaranya jarang, namun setiap keringat yang jatuh adalah bukti kasih tampah kata, pengorbanan yang tak pernah ia hitung. Ayah, engkau bukan sekedar sosok yang berdiri tegak, engkau adalah dinding yang menahan...
Dalam Pelukan Ibu
Oleh : Nurfadila Wartawan Magang Di pelukanmu ibu, aku temukan tenang yang tak bersuara, tempat segala resah menepi dan mimpi kecilku bersandar tanpa takut jatuh. Kau diam, namun setiap napasmu bercerita tentang langkah yang tak pernah berhenti, tentang keringat yang berubah jadi doa. Dalam pelukanmu, dunia seakan berputar-putar, waktu menjadi lembut, dan langit lebih dekat dari biasanya. Ibu, pelukanmu...
Kebahagiaan Sejati
Oleh : Nurfadila Wartawan Magang Di bawah naungan langit yang luas, kita berjalan, mencari makna dan tujuan, di setiap langkah, ada hikmah yang tersembunyi. Menuju kebahagiaan, menuju kebenaran. Di tengah kesibukan, kita lupa bernafas, kita lupa menikmati keindahan alam, kita lupa menghargai waktu yang singkat, kita lupa bahwa hidup adalah anugerah. Di dalam hati, ada cahaya yang bersinar, cahaya iman,...
Di Balik Impian: Perjuangan Rifan Menuju TNI AD
Oleh : Rizal Irfandi Wartawan Magang Rifan melangkah ringan di tengah pagi yang cerah. Di tangannya terpegang berkas yang telah disusun rapi—semua dokumen untuk mendaftar menjadi anggota TNI AD dan Bintara Brimob. Sejak kecil, Rifan selalu mengagumi sosok pahlawan yang menjaga keamanan negeri. Impiannya kini di ujung jari, dan dia tidak ingin menyia-nyiakannya. “Bapak, Ibu, saya ingin mendaftar...
Menanti Fajar Baru
Oleh : Rizal Irfandi Wartawan Magang Di ufuk timur, cahaya perlahan menyapa, Menghapus gelap yang menyelubungi jiwa, Setiap detak menanti babak yang mulia, Kisah baru terlukis dalam warna ceria. Seperti embun yang menunggu fajar tiba, Atau gemericik air di hutan yang sunyi, Ia tersembunyi, tapi suaranya tak pudar, Menanti saatnya, bertemu dalam...
Langkah Kecilku
Oleh : Rizal Irfandi Wartawan Magang Langkah kecilku menapak sepi, Mencari arti di dalam diri, Bayangan ragu kerap menghampiri, Namun hati tak ingin lari. Walau arah tak selalu pasti, Kutemukan petunjuk di dalam sunyi, Biar luka jadi saksi nyata, Bahwa langkahku tak sia-sia. Terus berjalan menentang gelap, Cahaya harapan mulai menyerap, Walau tak selalu terlihat, Keyakinanku tetap kuat. Di tiap jatuh ku temukan makna, Bahwa gagal bukan akhir...
Tiba-tiba Rindu
Oleh : Rizal Irfandi Wartawan Magang Dimalam hening, sunyi meraja, Bintang bertabur sinarnya mengeja, Angin berbisik membawa cerita, Namun tak satu pun ingin berkata. Rindu pun datang tanpa tanda, Menggugah rasa yang pernah ada, Tersimpan rapi dalam dada, Untuk dirimu yang masih kupuja. Pikiran ini terus padamu, Bayangmu hadir di tiap waktu, Kaulah sosok penuh kalbu, Yang cintanya tulus dan tak semu. Kini kutitipkan lewat doa, Segala rindu...













