PALU, LPMQALAMUN.com – Wacana kepengurusan dua periode Duta Baca UIN Datokarama Palu sempat mencuat sebagai agenda tahun ini.
Rifai, S.E., M.M, selaku Kepala Perpustakaan UIN Datokarama Palu menjelaskan bahwa akibat kebijakan efisiensi anggaran, pemilihan Duta Baca untuk tahun ini dipastikan tidak dilaksanakan.
“Pemilihan Duta Baca biasanya dilakukan setiap tahun dan dirangkaikan dengan kegiatan literasi lainnya. Namun karena keterbatasan anggaran, tahun ini tidak memungkinkan untuk dilaksanakan,” jelasnya.
Menurutnya, pemilihan langsung tanpa dukungan dana justru dinilai tidak adil. Sebab, biasanya kegiatan tersebut turut disertai dengan pemberian hadiah atau uang pembinaan bagi pemenang.
“Kalau hanya sekadar pemilihan tanpa ada dukungan seperti hadiah atau uang pembinaan, rasanya tidak adil. Maka dari itu, kami tidak melanjutkan proses pemilihan tahun ini,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hingga kini belum ada sosialisasi resmi kepada mahasiswa terkait kepengurusan dua periode Duta Baca. Hal ini karena masih menunggu kepastian revisi anggaran.
“Masih menunggu apakah ada tambahan anggaran. Kalau memang ada seperti tahun lalu, maka kegiatan bisa saja tetap dilaksanakan,” tuturnya.
Kepengurusan Duta Baca sebelumnya diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan minat baca mahasiswa. Tidak hanya di internal kampus, tetapi juga dalam mengenalkan budaya literasi ke tingkat eksternal.
Wartawan: Avi, Serenity, Archimedes






