PALU, LPMQALAMUN.com – Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Datokarama Palu, Dr. H. Faisal Attamimi, S.Ag., M.Fil.I, menanggapi keluhan mahasiswa soal rekening KIP Kuliah yang menunjukkan saldo Rp0.
Faisal Attamimi menegaskan bahwa dana mahasiswa tidak hilang. Menurutnya, masalah yang terjadi merupakan gangguan teknis atau pemblokiran sementara dari pihak bank sebagai langkah pengamanan.
“Tidak ada uang yang hilang. Semua dana tetap ada di rekening masing-masing mahasiswa. Jika saldo tidak terlihat, kemungkinan karena pemblokiran sebagai langkah keamanan,” tegasnya saat diwawancarai Kru LPM Qalamun, Rabu (21/05/2025).
Ia menjelaskan bahwa sistem perbankan saat ini sangat transparan dan semua transaksi bisa dilacak secara detail, termasuk waktu, tempat, dan metode pengambilan dana.
“Jika dicek lewat mobile banking, saldo mungkin tidak muncul, tapi kalau dicetak rekening koran, semua transaksi jelas terlihat. Sistem perbankan modern tidak bisa dibohongi,” jelasnya.
Faisal Attamimi juga menyampaikan bahwa pemblokiran ini dilakukan karena adanya beberapa mahasiswa yang tidak memanfaatkan dana sesuai aturan, seperti tidak membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT), sehingga berdampak pada proses pencairan dana untuk angkatan lainnya.
“Contohnya, jika ada satu atau beberapa mahasiswa dalam satu angkatan bermasalah, hal ini bisa mengganggu pencairan dana seluruh angkatan tersebut. Oleh karena itu, kami selalu memperbarui data dan berkoordinasi dengan pihak bank,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kampus akan langsung mengamankan sebagian dana UKT dari rekening mahasiswa setelah pencairan, serta menambahkan dana pengamanan agar tidak terjadi pemblokiran ulang.
“Kami langsung amankan dana UKT sebesar Rp2,5 juta dari saldo KIP dan menambahkan Rp100 ribu sebagai pengamanan. Ini agar dana tetap aman dan tidak terblokir lagi,” tutupnya.
Wartawan: Langit, Leuser, Dreter







