PALU, LPMQALAMUN.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) menggelar Mimbar Bebas di Kampus I UIN Datokarama Palu pada Kamis (12/06/2025).
Mimbar bebas merupakan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan secara terbuka. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, sekaligus sebagai bentuk respons terhadap isu apatisme mahasiswa dan maraknya kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut berlangsung di halaman Gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) UIN Datokarama Palu. Acara ini melibatkan seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) FUAD dan terbuka untuk seluruh mahasiswa.
Ketua DEMA FUAD, Rafli.Ben, menyampaikan bahwa pelaksanaan Mimbar Bebas kali ini dilatarbelakangi oleh dua hal utama: rendahnya kepedulian mahasiswa terhadap organisasi, serta meningkatnya kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus.
“Melihat era sekarang, banyak mahasiswa yang kurang peduli terhadap organisasi. Selain itu, kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus semakin marak. Mahasiswa harus angkat suara, menuntut kampus kembali menjadi ruang aman bagi semua,” ujarnya.
Rafli juga menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu tersebut agar tidak tenggelam di tengah dinamika kampus yang terus bergerak,” tambahnya.
Ia menutup pernyataannya dengan menyatakan bahwa DEMA FUAD akan terus mengampanyekan isu pelecehan seksual, terutama saat masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun depan.
“Kami ingin sejak awal, mahasiswa baru sudah memahami betapa berbahayanya pelecehan seksual dan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman bagi semua,” tutupnya.
Wartawan: Kenarok, Cheart







