Home PUISI Qalamun, Pena yang Menyala

Qalamun, Pena yang Menyala

238
0

Oleh: Fara Fatri Anjuni
Wartawan LPM Qalamun

Di ruang sunyi, kalian bicara,
dengan pena, bukan senjata.
Kata-kata kalian menembus dinding,
membuka mata, menggugah hati yang hening.

Di balik senyum dan langkah berani,
ada peluh, ada cinta yang tak ternilai arti.
Bukan sekadar berita yang kalian tulis,
tapi sejarah, perjuangan, dan idealis.

Kalian adalah suara yang tak pernah padam,
meski gelap, kalian jadi cahaya dalam diam.
Di tangan kalian, pena jadi pedang,
mengukir keadilan di setiap lembar siang dan malam.

Qalamun
bukan sekadar nama,
tapi napas,
tapi jiwa,
tapi bara yang terus menyala.

Teruslah menulis, wahai pejuang kata,
karena dunia menanti kebenaran yang kalian jaga.
Dalam setiap aksara yang kalian gores,
ada masa depan yang lebih tegas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here