Home KAMPUS KKN Tematik VI UIN Datokarama Sasar Empat Wilayah

KKN Tematik VI UIN Datokarama Sasar Empat Wilayah

2
0

PALU, LPMQALAMUN.com — UIN Datokarama Palu membuka pendaftaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan VI Gelombang II Tahun 2026. Program pengabdian tersebut akan dilaksanakan di sejumlah desa binaan yang tersebar di Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.

Pendaftaran berlangsung pada 14 Agustus hingga 30 September 2026 dan terbuka bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti program tersebut.

Ketua Panitia KKN Tematik VI, Suharto, mengatakan pelaksanaan KKN berlangsung selama dua bulan, mulai 14 Oktober hingga 14 Desember 2026.

“Estimasi peserta KKN sebanyak 1.114 orang yang akan ditempatkan di sekitar 150 posko di wilayah Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong,” jelasnya saat diwawancarai kru LPM Qalamun, Senin (31/8/2026).

Menurut Suharto, mahasiswa tidak memilih lokasi penempatan secara langsung. Penempatan dilakukan berdasarkan klaster yang telah ditentukan oleh panitia.

“Mekanismenya tidak mencantumkan lokasi. Penempatannya akan ditentukan dari pilihan klaster. KKN kali ini dibagi dalam tiga klaster, yakni klaster moderasi beragama, desa cerdas, dan pertanahan. Jadi, setiap mahasiswa akan ditempatkan berdasarkan pilihan klasternya,” katanya.

Ketiga klaster tersebut memiliki fokus pengabdian yang berbeda sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.

Klaster moderasi beragama berfokus pada penguatan kerukunan, toleransi, dan nilai-nilai persatuan. Sementara itu, klaster desa cerdas mengacu pada program Berani Cerdas Gubernur Sulawesi Tengah, khususnya melalui pendampingan pendidikan, penguatan budaya membaca, serta kegiatan mengajar di sekolah dan TPA.

Adapun klaster pertanahan diarahkan pada observasi dan pendataan tanah wakaf yang digunakan untuk fasilitas sosial, seperti rumah ibadah, pemakaman, sekolah, dan madrasah. Hasil pendataan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui proses pengurusan sertifikat di kantor pertanahan.

Suharto berharap mahasiswa yang mengikuti KKN tidak hanya menjadikan program tersebut sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap mahasiswa yang mengikuti KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik sebagai prasyarat sarjana, melainkan hadir sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk mewujudkan misi dari setiap klaster yang dipilihnya,” harapnya.

Wartawan: Irina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here