Home PUISI Kasih

Kasih

143
0

Oleh: Husn Khatimah
Wartawan LPM Qalamun

Kehadirannya sederhana, biasa saja,
tutur kata yang lembut, terangkai tapi jarang terucap,
rasa sayang yang dibalut candaan, huhu haha.

Sebuah senyuman, hal yang ia sukai.
Namun anehnya, ia enggan tersenyum.
Senyum indah itu hanya hadir untuk mereka yang ia kasihi.

Sering kali pertanyaan muncul:
rasa sayang, apakah selalu butuh validasi?
Padahal kasih tak semata action of service
atau kalimat manis penuh janji,
tetapi hadir dalam diam yang memahami.

Keras kepala pun melekat dalam dirinya,
memberi makan ego, menuruti amarah,
menolak untuk mengalah.
Namun, diam menjadi obat peredam dari semuanya.

Kasih—manusia baik dalam kesederhanaannya,
dalam sayangnya, dalam senyum tulusnya,
bahkan dalam keras kepalanya.

Kasih, tentang kasih sayang,
tentang belas kasih,
tentang terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here