Home KAMPUS Perubahan Nama Fakultas Resahkan Mahasiswa, Dekan FDKI UIN Datokarama Palu Buka Suara

Perubahan Nama Fakultas Resahkan Mahasiswa, Dekan FDKI UIN Datokarama Palu Buka Suara

16
0

PALU, LPMQALAMUN.com – Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Datokarama Palu memberikan klarifikasi terkait informasi perubahan nama fakultas yang beredar di lingkungan kampus.

Pernyataan tersebut disampaikan Dekan FDKI UIN Datokarama Palu, Dr. Adam, M.Pd., M.Si., yang menjelaskan bahwa perubahan hanya terjadi pada struktur jurusan, bukan pada nama fakultas.

Adam menjelaskan, FDKI UIN Datokarama Palu hingga saat ini masih tetap menggunakan nama Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, dan bulan depan akan diundang dalam Forum Dekan Dakwah se-Indonesia dan tidak ada agenda perubahan nama fakultas.

“Justru saya kaget kenapa ini ada isu begitu. Tidak ada perubahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan perubahan yang terjadi hanya pada nomenklatur Program Studi (Prodi) menjadi jurusan. Saat ini, FDKI memiliki tiga Prodi, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Bimbingan Konseling Islam (BKI).

Selain itu, ia menjelaskan bahwa untuk mewadahi tiga program studi tersebut, FDKI membentuk Jurusan Dakwah dan Konseling. Nama “Dakwah” digunakan untuk mewakili Prodi KPI dan PMI, sedangkan “Konseling” mewakili Prodi BKI.

“Konseling itu nomenklatur sendiri, dan Dakwah nomenklatur sendiri. Digabunglah menjadi Dakwah dan Konseling, makanya jurusannya Dakwah dan Konseling, bukan KPI dan Konseling,” jelasnya.

“Jangan karena tidak ada KPI di dalam dengan Pengembangan Islam lantas itu dianggap berubah, yang ada adalah Dakwah dan Konseling,” tambahnya.

Menurutnya, isu tersebut muncul akibat kekhawatiran mahasiswa KPI terhadap perubahan nomenklatur jurusan yang dinilai tidak lagi menampilkan identitas prodi mereka secara langsung.

“Pastilah yang merasa ini KPI sebagai orang tertua, kakak tertua merasa kenapa hilang? Kenapa justru bimbingan konseling yang dimunculkan, mungkin begitu perasaannya,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Adam meluruskan bahwa yang terjadi adalah perubahan struktur dari prodi menjadi jurusan.

“Bukan fakultasnya tetapi jurusannya. Prodi menjadi jurusan, atau jurusan yang dulu menjadi Prodi. Begitu perubahannya,” tutupnya.

Wartawan: Irina, Sitsyra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here