PALU, LPMQALAMUN.com — UIN Datokarama Palu melalui Fakultas Sains dan Teknologi (FSaintek) menggelar Program Datokarama International Short Course (DISC) 2026 sebagai upaya mendorong meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan global, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan berbagai penampilan budaya dan akademik, seperti tarian khas suku Kaili, karya dosen mengenai desain bangunan bercorak tradisional dengan konsep modern, rancangan masjid Aceh, hingga permainan puzzle berbasis Artificial Intelligence (AI).
Dekan FSaintek UIN Datokarama Palu, Dr. Gani Jumat, S.Ag., M.Ag., mengatakan seluruh fakultas perlu terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi bagian dari realisasi visi UIN Datokarama Palu sebagai perguruan tinggi terdepan di Asia Tenggara dalam studi keislaman.
“Tujuannya untuk membangun kolaborasi internasional sekaligus menjembatani visi misi UIN Datokarama menjadi kampus terdepan di Asia Tenggara,” ujarnya.
“Kegiatan ini bisa jadi akan berlanjut. Mahasiswa di sini juga bisa diajak berkunjung ke Malaysia, Thailand, dan Filipina,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri mahasiswa UIN Datokarama Palu dari berbagai fakultas, mahasiswa asing, dan dosen pendamping.
Terakhir, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru sekaligus membuka ruang berbagi pengetahuan antara mahasiswa UIN Datokarama Palu dan mahasiswa asing.
“Program seperti ini diharapkan terus ditingkatkan dengan berbagai metode kolaborasi baru sehingga tercipta interaksi timbal balik antarnegara, termasuk kemungkinan adanya program pertukaran mahasiswa,” harapnya.
Wartawan: Moon, Edelweis, Irina







