Oleh: Husnul Khatimah
Wartawan LPM Qalamun
Bidadari indah tanpa sayap,
dekapan hangat saat terlelap,
kekhawatiran tak pernah lenyap,
jiwa sendu penuh harap.
Rasa cemas mengiringi setiap langkah,
senyuman indah pelipur lara,
pelerai demam buah hati tercinta,
untaian do’a terlangitkan tanpa jeda.
Jemari lincah di atas mesin jahit tua,
memintal benang juga menyulam perca.
Siang malam menderu kencang,
lalu tercipta gaun-gaun yang indah.
Cubitan kecil di bagian paha,
kala tak mendengar teguran darinya.
Tapi suara lemah nan lembut adalah
alarm terbaik di setiap harinya.
Masa terus bergerak maju,
perjalananku masih sangat jauh,
langkahku masih membutuhkanmu.
Dengan begitu, hidup lebih lama yaaa, manusia sabarku.







