Home KAMPUS DISC 2026 Jadi Gerbang Internasionalisasi, FDKI UIN Datokarama Pacu Mahasiswa Kuasai Bahasa...

DISC 2026 Jadi Gerbang Internasionalisasi, FDKI UIN Datokarama Pacu Mahasiswa Kuasai Bahasa Asing

7
0

PALU, LPMQALAMUN.com – Program Datokarama International Short Course (DISC) 2026 dinilai menjadi langkah strategis Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Datokarama Palu dalam memperkuat internasionalisasi kampus sekaligus memperluas wawasan mahasiswa di tingkat global.

Dekan FDKI UIN Datokarama Palu, Dr. Adam, M.Pd., M.Si., mengatakan kehadiran mahasiswa asing dalam program tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris dan Arab.

Ia mengakui kemampuan bahasa masih menjadi tantangan di lingkungan kampus. Karena itu, kegiatan internasional seperti DISC dinilai mampu mendorong mahasiswa maupun dosen agar lebih siap bersaing di tingkat global.

Adam juga mengapresiasi penampilan mahasiswa dari seluruh program studi (Prodi) yang tampil percaya diri dan aktif selama kegiatan berlangsung.

“FDKI ini alhamdulillah, kemarin saya bangga juga dengan anak-anak saya. Ternyata mereka bisa tampil dengan cukup memukau,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan bertaraf internasional menjadi salah satu unsur penting dalam peningkatan kualitas dan akreditasi program studi. Oleh sebab itu, FDKI terus mendorong mahasiswa, dosen, serta pimpinan fakultas untuk memperkuat daya saing internasional.

“Prodi tidak bisa dianggap hebat kalau tidak ada kegiatan internasional. Maka sekarang kita setengah memaksakan diri agar bisa menghadirkan kegiatan bertaraf internasional,” tuturnya.

Terkait kerja sama luar negeri, Adam mengungkapkan bahwa UIN Datokarama Palu telah menjalin nota kesepahaman dengan kampus di Thailand. Selain itu, pihak kampus juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia yang ditargetkan terealisasi pada tahun depan.

Ia berharap, dalam lima tahun ke depan lulusan FDKI mampu berkiprah di tingkat internasional sebagai pembimbing umat Islam. Untuk mencapai hal tersebut, mahasiswa didorong memperkuat kemampuan bahasa, akhlak, serta pemahaman keislaman agar mampu bersaing secara global.

“Fakultas ini memang baru, tetapi gaya dan energinya harus tetap semangat. Terutama dalam menjemput kemenangan Islam. Terbanglah sejauh mata memandang, ke Amerika, Inggris, Jepang, dan ke mana saja. Siapkan diri,” harapnya.

Wartawan: Irina, Sitsyra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here