Oleh: Raditya Amar Dzaqi Wartawan LPM Qalamun Di era teknologi canggih saat ini, game online telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Fitur-fitur menarik, grafik yang memanjakan mata, serta pengalaman bermain yang menantang membuat banyak anak-anak dan remaja menjadi ketergantungan terhadap game...

KITA

0
Oleh: Raditya Amar Dzaqi Wartawan LPM Qalamun Sore itu, di sebuah rumah yang kami sebut “sekret” (basecamp), Ultra Milk datang bersama temannya. Katanya mereka ingin latihan menari untuk persiapan pentas seni. Sore itu, mataku hanya tertuju padanya—matanya yang indah dilapisi senyum...
Oleh: Moh. Khaidir Wartawan LPM Qalamun Namaku Laut, seperti hamparan yang menelanku. Di dasar paling kelam, di mana cahaya enggan menyapa, Aku berbisik lewat buih ombak yang kau lihat di tepian. Ini bukan nyanyian camar, tapi elegi kami yang tak pernah usai. Dulu jemari ini...

Pesan Terakhir

0
Oleh: Moh Lutfi Wartawan LPM Qalamun Adit duduk di sudut kamarnya, menatap layar ponsel yang gelap dan samar. Notifikasi media sosial masih berdering, tapi kali ini ia tidak punya tenaga untuk membukanya. Seminggu lalu, sahabatnya, Denis, masih aktif mengirim pesan tentang apa...
Oleh: Moh Lutfi Wartawan LPM Qalamun Menurut saya, hampir semua orang saat ini sulit lepas dari media sosial, dan hal itu memang tidak bisa dipungkiri. Setiap hari kita membuka ponsel, membaca berita, menonton video, atau bertukar informasi bahkan berbincang melalui aplikasi...

Ayahku di Mataku

0
Oleh: Ayu Cahya Dewi Wartawan LPM Qalamun Sejak kecil, aku terbiasa melihat ayah sebagai tempat belajar banyak hal. Ia bukan sekadar orang tua, tapi juga panutan—sosok yang sikapnya sering berbicara lebih kuat daripada kata-kata. Dari caranya bersikap sehari-hari, aku belajar arti...
Oleh: Nur Inayah Adam Wartawan LPM Qalamun Lily adalah gadis kecil berusia delapan tahun, dikenal sebagai sosok ceria dan penuh semangat. Ia menyukai segala hal baru yang ditemuinya dan selalu dikelilingi teman-teman sebaya yang senang bermain bersamanya. Namun, di balik senyum...
Oleh: Siti Hajar Wartawan LPM Qalamun Kita hidup dalam budaya yang selalu haus akan produktivitas dan kecepatan. Begitu mata terbuka, naluri pertama kita adalah meraih ponsel—memeriksa notifikasi, membaca berita buruk, atau merencanakan jadwal—semuanya ditemani dorongan kafein dari secangkir kopi instan. Kita...
Oleh: Ismail K. A Tjakunu Wartawan LPM Qalamun Akreditasi sering dielu-elukan sebagai simbol mutu jurusan. Setiap kali kampus berbicara soal kualitas, kata “akreditasi” menjadi jargon utama. Namun mari jujur: bagaimana mungkin sebuah jurusan bisa meraih akreditasi lebih baik bila inventaris yang...

Sapruddin

0
Oleh: Muhammad Al-Fitrah Wartawan LPM Qalamun Kriingg! Alarm berbunyi, menunjuk pukul setengah enam pagi. Tapi Idin hanya menggerutu. Ia baru tidur pukul dua subuh setelah begadang main game dan keliling kota. “Lima menit lagi…” gumamnya sambil menarik sarung. Namun lima menit berubah...