SIGI, LPMQALAMUN.com – Dekan FTIK, Dr. Saepudin Mashuri, S.Ag., M.Pd.I., memberikan penjelasan terkait kondisi Gedung Study Center Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Datokarama Palu yang hingga kini pemanfaatannya untuk kegiatan mahasiswa masih minim.
Sejumlah mahasiswa masih menghadapi kesulitan dalam mengakses gedung Study Center tersebut. Namun, Saepudin menegaskan bahwa informasi mengenai gedung yang belum digunakan sepenuhnya kurang tepat.
“Saya kira kalau belum digunakan itu kurang pas informasinya. Faktanya, gedungnya sudah dipakai sejak tahun lalu, dan semua lembaga mahasiswa sudah menempatkan barang-barangnya di gedung tersebut. Hanya saja, mahasiswa kurang maksimal melaksanakan kegiatan di sana,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa dari segi administrasi, tidak ada kendala dalam penggunaan gedung tersebut.
“Saya kira untuk urusan administrasi itu tidak ada masalah. Tinggal dikomunikasikan dengan Pak Kabag selaku penanggung jawab tata kelola administrasi, termasuk penggunaan gedung. Jika ingin dipergunakan, cukup disampaikan saja kepada beliau. Menurut saya, memang gedung itu kurang dimaksimalkan oleh mahasiswa,” ujarnya saat diwawancarai kru LPM Qalamun, pada Selasa (11/03/2025).
Saepudin menambahkan bahwa pada awal perpindahan, gedung masih dalam tahap pemeliharaan, sehingga tanggung jawabnya masih berada di pihak kontraktor.
“Saat perpindahan awal, gedung itu masih dalam tahap pemeliharaan. Artinya, masih menjadi tanggung jawab kontraktor. Jika ada kerusakan, akan diperbaiki kembali oleh kontraktor,” tambahnya.
Terakhir, ia menegaskan bahwa saat ini gedung Study Center sudah bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan kemahasiswaan.
Wartawan: Rev, Puma







