Home PUISI Mei

Mei

90
0

Oleh Ajmila Zatil Ismah
Wartawan LPM Qalamun

Di bulan ini aku menemukanmu,
bukan dalam kisah besar,
bukan pula dalam drama megah,
melainkan dalam pertemuan sederhana
yang diam-diam meninggalkan jejak panjang.

Mei adalah jeda penuh harapan:
antara masa lalu yang perlahan kutinggalkan
dan esok yang tumbuh pelan-pelan.

Bulan ini seakan berhenti untukku,
sementara waktu terus melangkah, tak menunggu.

Aku tak pandai menjelaskan rasa,
namun sejak mengenalmu,
Mei menjelma menjadi puisi
yang tak pernah ingin kuselesaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here