Home PUISI Memberontak dalam Kekuasaan

Memberontak dalam Kekuasaan

106
0

Oleh: Moh. Ridwan
Wartawan LPM Qalamun

Aku melihat cermin,
dan di sana berdiri bayanganku
bermahkota, bersandang jubah,
tapi matanya kosong,
seperti dipenjara oleh tahtanya sendiri.

Kekuasaan merayu halus,
menawarkan kursi megah,
menjanjikan kemegahan,
namun di baliknya,
ia memasang rantai tak kasat mata.

Aku hampir percaya,
hampir menyerahkan nurani,
tapi ada api kecil di dalam dada
yang menolak tunduk.

Api itu berkata
“Engkau bukan budak gelar.
Engkau bukan boneka yang digerakkan aturan palsu.
Engkau adalah manusia,
dan manusia harus bebas.”

Maka aku memberontak,
bukan pada musuh di luar,
tapi pada penjara yang ingin tumbuh di dalam diriku ini.

Aku hancurkan topengku sendiri,
aku remukkan suara yang membisikkan
“patuhlah pada kursi, tunduklah pada tahta.”

Lebih baik aku berjalan sendiri,
di jalan sunyi tanpa penghormatan,
daripada duduk di singgasana
yang membunuh nuraniku perlahan.

Memberontak dalam kekuasaan
bukan melawan dunia,
tetapi melawan diriku sendiri,
agar tetap menjadi manusia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here