Home PUISI Perubahan

Perubahan

55
0

Oleh: Moh Syafi Dwi Putra
Wartawan LPM Qalamun

Dulu kau berjalan di lorong sunyi,
Langkahmu ringan, tapi dipandang sepi.
Tatapan meremehkan menusuk hati,
Seolah dirimu tak berarti.

Namun waktu adalah saksi teguh,
Kesabaranmu tumbuh dari luka yang rapuh.
Di balik cemooh kau ukir janji,
Bahwa masa depanmu tak bisa digenggam iri.

Kini usia sembilan belas menjadi bukti,
Suaramu lantang, gagasanmu dihargai.
Kampus menyebutmu sang pemimpin muda,
Cahaya pengaruhmu menyinari jiwa.

Anak yang dulu dipandang rendah,
Kini berdiri dengan kepala tegak.
Mereka yang meremehkan terdiam kagum,
Saat namamu bergema di ruang kampus harum.

Perubahan bukan sekadar cerita,
Ia lahir dari luka yang menjelma kuasa.
Engkau buktikan pada dunia nyata,
Bahwa yang diremehkan bisa jadi penguasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here