PALU, LPMQALAMUN.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Sains dan Teknologi (FSaintek) menggelar Seminar Technology di Auditorium Wali Kota Palu, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Collaborative Innovation RI–Inggris dalam Pengembangan Mikrochip” itu menghadirkan dua narasumber utama, yakni Andika S.P. dan Muhammad Kharis, M.T.
Ketua panitia, Muh. Surya Alif, mengatakan seminar tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap perkembangan teknologi mikrochip yang kini menjadi fondasi utama kemajuan teknologi dunia.
“Perlu kita ketahui bersama bahwa perkembangan mikrochip saat ini menjadi pondasi utama kemajuan bangsa. Generasi muda perlu memahami hal tersebut, terlebih melalui kolaborasi antarnegara,” katanya.
Ia menjelaskan, hampir seluruh perangkat teknologi, termasuk telepon genggam, bergantung pada mikrochip. Karena itu, penguasaan teknologi tersebut dinilai penting untuk masa depan bangsa agar tidak tertinggal dari perkembangan global.
Menurut Surya, materi seminar disusun berdasarkan perkembangan teknologi terkini, khususnya di bidang mikrochip dan inovasi digital, serta mengangkat isu-isu aktual yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia akademik.
“Harapannya, materi yang disampaikan dalam seminar ini tidak hanya berhenti di dalam ruangan, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata sehingga memberi dampak positif bagi masyarakat,” harapnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu mendorong generasi muda untuk lebih memahami pentingnya pengembangan teknologi mikrochip serta kolaborasi internasional di era digital saat ini.
Wartawan: Gesa, Hanenda, Noeraskari







