Oleh: Aprilia Ayu Azhani
Wartawan LPM Qalamun
Di tengah keramaian, ada sosok yang bersinar,
Bendahara umum, cantik bak bintang di malam.
Wajahnya ceria, senyumnya penuh warna,
Walau badai datang, dia tetap tenang.
Kecil dalam rupa, namun jiwa yang besar,
Dengan ketegasan, ia memimpin dengan sabar.
Tiap angka, setiap helai, ia jaga dengan hati,
Dalam sirkus kehidupan, ia adalah harmoni.
Lucu dan ceria, penawarnya duka,
Di saat sulit, hingga terasa pahit tiada tara.
Dia ajarkan arti sabar dan berani,
Dengan senyum merekah, segala beban terurai.
“Senyum adalah kekuatan,” katanya lembut,
Menyulap resah menjadi tawa yang hangat.
Di balik tugas, ia selipkan candaan,
Bendahara kecil, pemimpin yang penuh harapan.
Saat semua tampak kelam, dia hadirkan cahaya,
Dengan ketegasan dan keberanian yang tiada tara.
Walau dunia kadang terasa meragu,
Ia buktikan, semangat takkan pernah pudar.
Di dalam hatinya, ada kasih yang tulus,
Bendahara yang cantik, lucu, dan tegas.
Walau dunia tak selalu mendukung langkah,
Dia ajarkan kita untuk tetap ceria, tak pernah kalah.







