PALU, LPMQALAMUN.com – Muh Afharil Ramadhan, mahasiswa Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), menjadi korban dugaan tabrak lari di area parkiran Kampus I UIN Datokarama Palu. Insiden tersebut menyebabkan sepeda motor miliknya mengalami kerusakan parah.
Peristiwa itu diduga terjadi saat kendaraan korban terparkir. Benturan keras dari sebuah mobil tidak hanya merusak sepeda motor Afharil, tetapi juga menyenggol sepeda motor lain di sampingnya hingga ikut terjatuh.
“Saat saya cek ke parkiran, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Kaca depan dan lampu utama pecah total, standar samping bengkok parah sampai mengenai bagian mesin. Sekarang, saat dinyalakan, suara mesin jadi kasar dan tidak normal,” ungkapnya saat diwawancarai kru LPM Qalamun, pada Rabu (20/5/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, pengemudi mobil yang diduga sebagai pelaku sempat turun dari kendaraan usai kejadian. Namun, ia kembali masuk ke mobil dan meninggalkan lokasi tanpa memberikan identitas maupun bentuk tanggung jawab kepada korban.
“Di rekaman CCTV terlihat ada satpam yang membantu mendirikan motor saya. Ada juga adik tingkat saya yang menyaksikan langsung kejadian itu. Setelah menabrak, pelaku sempat turun dan membantu menegakkan motor, tetapi langsung pergi tanpa meninggalkan nomor telepon atau itikad baik lainnya,” jelasnya.
Ia juga menyoroti respons petugas keamanan kampus yang dinilai kurang sigap. Menurutnya, tidak ada upaya untuk menahan pelaku atau mencatat nomor polisi kendaraan sebelum meninggalkan lokasi.
Ia menambahkan, insiden serupa bukan kali pertama terjadi pada sepeda motor miliknya di area parkir kampus. Sebelumnya, motornya juga pernah mengalami kerusakan ringan yang diduga akibat terjatuh, yang saat itu disebut pihak keamanan disebabkan oleh angin kencang.
Hingga kini, ia bersama rekan-rekannya terus menyebarkan rekaman CCTV dan kronologi kejadian melalui media sosial, dengan harapan pelaku segera menunjukkan tanggung jawab.
“Saya berharap pelaku yang melihat atau mendengar berita ini bisa tergerak hatinya untuk menghubungi saya dan menyelesaikan masalah ini secara baik-baik,” tutupnya.
Wartawan: Huwairah, Zeline







