Oleh : Mohammad Hilman
Wartawan Magang
Di tengah hiruk pikuk janji yang berserakan,
Rakyat berjalan di lorong harapan.
Bendera berkibar menandai arah pilihan,
Namun kebenaran sering tenggelam dalam keramaian.
Meja-meja rapat dipenuhi kata-kata manis,
Yang mengalir seperti sungai tanpa dasar.
Siapa yang benar-benar mendengar jeritan...
Oleh : Abd. Fattah
Pengurus Redaksional
Jejak yang Tak Pernah Benar-benar Pergi
Langit petang memerah seperti hati yang sedang berusaha menciptakan remang untuk menyembunyikan luka. Jalan setapak yang dilalui Madika sore itu masih basah oleh hujan singkat; dedaunan mengilap, udara dingin...
Oleh : Abd. Fattah
Pengurus Redaksional
Ketika Senyap Menjadi Bahasa yang Menyakitkan
Malam turun perlahan seperti tirai tipis yang menutup panggung kenangan. Di beranda rumah kayu tua itu, Madika duduk sendirian, memegang cangkir yang sejak tadi tak disentuh. Aroma kopi sudah...
Oleh : Abd. Fattah
Pengurus Redaksional
Ketika hati perlahan mengarah padamu
Madika selalu percaya bahwa beberapa pertemuan dalam hidup diciptakan bukan untuk dijadwalkan, melainkan dibiarkan terjadi. Namun, ketika ia melihat Nuwairah untuk pertama kalinya, ia merasa hidup sedang bercanda. Semua hal...
Oleh : Abd. Fattah
Pengurus Redaksional
Dalam ekosistem pendidikan tinggi, infrastruktur bukan sekadar penopang fisik, melainkan fondasi strategis yang menentukan kualitas proses akademik, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Perguruan tinggi seharusnya dibangun di atas infrastruktur memadai mulai dari ruang belajar, laboratorium,...
Oleh : Yuni
Wartawan Magang
Semesta alam adalah tempat yang indah dan kompleks, dimana keseimbangan sangatlah penting untuk keberlangsungan hidup. Namun, terdapat suatu realitas yang sulit diabaikan: ketidakadilan dalam sistem ekosistem yang tidak selalu berpihak pada makhluk hidup. Fenomena ini patut...
Oleh : Yuni
Wartawan Magang
Kau datang seperti senja yang tak pernah menuntut lagit,
Cukup dengan diam mewarnai segala yang telah redup di dalamku.
Aku tak pernah tau, bahwa tenang bisa sesederhana berdiri di sampingmu tanpa bicara.
Ada banyak hal yang...
Oleh : Yuni
Wartawan Magang
Malam itu, di ruang gelap,
Sinar petir menyambar bayangan diriku,
Aku duduk dan terdiam,
Seisi ruangan ikut melihatku dengan sendu.
Setiap aku melakukan hal itu,
Kurasakan rasa lelah yang kupaksa dan terpendam,
Perlahan air mataku pun jatuh,
Dengan dialog memori yang kembali dan...
Oleh : Yuni
Wartawan Magang
Dari segala yang kurindukan, aku hanya merindukan diriku yang dulu, dimana semuanya masih terasa baik-baik saja dan dimana tawaku bukan jadi manipulasi, saat luka dan air mata adalah atraksi yang nyata dari rasa sakit.
Banyak orang salah...
Oleh : Yuni
Wartawan Magang
Aku masih mengingat hari-hari di pesantren, ketika hidupku dipenuhi dengan kesibukan dan kebersamaan dengan teman-teman seperjuangan. Kami saling menyemangati, meskipun kadang semuanya terasa berat ketika kita selalu berpikir tidak sanggup menempuh mimpi itu. Kadang ada keinginan...













