Pulang yang Selalu Dirindukan
Oleh: Mariana Wartawan LPM Qalamun Di kamar kos sempit berukuran tiga kali empat meter, Ayara duduk terpaku menatap layar laptop yang redup. Di sudut meja, tumpukan buku kuliah bercampur dengan bungkus mie instan yang berserakan. Malam itu, hujan mengetuk jendela pelan, seolah ikut menyelami pikirannya yang melayang jauh. Bukan pada tugas yang menumpuk, melainkan pada rumah kecil di kampungnya. Rumah berdinding kayu...
Nikmat Tuhan yang Dilupakan
Oleh: Moh Lutfi Wartawan LPM Qalamun Betapa besar nikmat yang Kau berikan, Datang tanpa diminta, namun justru paling dibutuhkan. Setiap helaan napas yang terhembus, seringkali terlalaikan, Padahal begitu agung karunia-Mu, hingga dosa pun masih Kau balas dengan tobat dan kesempatan. Ampunilah aku, ya Tuhan, Nikmat-Mu masih kerap kulupakan. Kusambut kesenangan di atas limpahan-Mu, namun sering alpa pada perintah-Mu. Setiap hembusan angin, setiap detik waktu, adalah sapaan lembut kasih-Mu, namun lagi-lagi diri ini...
Kenangan Manis
Oleh: Rival Dzulkarnaen Wartawan LPM Qalamun Semuanya bermula di semester pertama perkuliahan. Saat itu kami baru saling mengenal—masih canggung, penuh basa-basi. Namun, perlahan jarak itu memudar. Sedikit demi sedikit kami akrab, hingga akhirnya muncul rencana pertama untuk healing bersama. Mengumpulkan seluruh teman kelas memang bukan perkara mudah. Jadwal yang berbeda, kesibukan yang tak sama, sering membuat rencana hanya jadi wacana. Tapi pada...
AI Terhadap Mahasiswa: Membantu Produktif atau Justru Membuat Malas?
Oleh: Rival Dzulkarnaen Wartawan LPM Qalamun Artificial Intelligence (AI) kian berkembang seiring berjalannya waktu. Kehadiran teknologi ini mempermudah berbagai kebutuhan manusia, baik di dunia kerja maupun di bidang pendidikan. Bagi mahasiswa, AI sangat membantu, misalnya dalam penyusunan makalah, pencarian referensi jurnal, hingga berbagai kebutuhan akademik lainnya. Hal ini tentu menjadi bagian dari proses adaptasi terhadap pesatnya perkembangan teknologi. Namun, tidak dapat dipungkiri,...
Sepotong Jalan Bernama Harapan
Oleh: Maf'ul Mawwaf Wartawan LPM Qalamun Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pemuda bernama Arga. Sehari-hari ia membantu ayahnya bertani, meski hasil panen tak pernah cukup untuk disebut berlebih. Namun, ada satu hal yang membuat Arga berbeda dari pemuda lain—ia menyimpan mimpi yang jauh lebih besar daripada sawah dan ladang yang ia pijak setiap hari. Arga ingin menjadi seorang guru. Baginya,...
Sepotong Kenangan di Ruang OSIS
Oleh: Siti Hajar Wartawan LPM Qalamun Jam Malam dan Secangkir Janji Bau cat kering, tumpukan proposal acara, dan suara ketikan laptop menjadi aroma khas ruang OSIS SMK N 1 LWK. Di tengah kekacauan yang terasa nyaman itu, ada Farhan, Iky, Rifky, Ima, Siti, dan Ana. Farhan—ketua seksi acara yang enerjik—sibuk menyusun rundown Pensi yang nyaris mustahil. Rambutnya acak-acakan, dengan coretan spidol yang entah...
Apakah Bank Syariah Benar-Benar Sesuai dengan Prinsip Syariah?
Oleh: Anggi Angreani Wartawan LPM Qalamun Menurut saya, bank syariah pada dasarnya dibentuk untuk menjalankan sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Namun, apakah bank syariah benar-benar sudah 100% sesuai syariah? Itu masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat. Dari segi prinsip, bank syariah sudah menghindari riba, gharar (ketidakjelasan), dan maisir (spekulasi), serta menggunakan akad-akad seperti mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, dan lainnya. Di...
Menaklukkan Bayangan
Oleh: Febrian Fahrezi Wartawan LPM Qalamun Nama Rian mendadak menjadi pusat perhatian saat rapat organisasi malam itu. Seorang senior dengan suara lantang mengajukan namanya sebagai calon ketua. Ruangan yang tadinya riuh seketika hening, lalu pecah dengan tepuk tangan setuju dari banyak anggota. Namun, di tengah sorak itu, Rian justru merasa dadanya sesak. “Kenapa harus aku? Apa aku sanggup?” batinnya bergetar, sementara...
Mengusirmu dari Sajak
Oleh: Usnul Khotimah Wartawan LPM Qalamun Namamu masih tersimpan rapi di kepalaku, enggan hilang meski kucoba melupa. Setiap kali kutatap wajahmu, dada ini sesak, bayangmu menetap, tak jua pergi. Segala cara sudah kucoba, namun mengapa begitu sulit? Jejakmu terpatri di setiap langkah, seakan rindu mengikat dengan rantai tak kasatmata. Kata-kata pun berkhianat, selalu menuliskan wajahmu. Maka kugusur wajahmu dari bait-baitku, kulepaskan namamu dari setiap rima. Biarlah sajakku belajar bernapas sendiri, tanpa harus terikat kenanganmu. Kini...
Opini Publik tentang Peran Teknologi dalam Pendidikan Anak Sekolah
Oleh: Rahmawati Zulqaedah Wartawan LPM Qalamun Di era digital saat ini, teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan anak sekolah. Pemanfaatannya membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan yang perlu diantisipasi. Pertama, teknologi membuka akses belajar yang jauh lebih luas. Anak-anak dapat mengakses berbagai sumber informasi, mengikuti kelas daring, serta menggunakan aplikasi edukasi yang interaktif....













