Home PUISI Mengusirmu dari Sajak

Mengusirmu dari Sajak

77
0

Oleh: Usnul Khotimah
Wartawan LPM Qalamun

Namamu masih tersimpan rapi di kepalaku,
enggan hilang meski kucoba melupa.
Setiap kali kutatap wajahmu, dada ini sesak,
bayangmu menetap, tak jua pergi.

Segala cara sudah kucoba,
namun mengapa begitu sulit?
Jejakmu terpatri di setiap langkah,
seakan rindu mengikat dengan rantai tak kasatmata.
Kata-kata pun berkhianat,
selalu menuliskan wajahmu.

Maka kugusur wajahmu dari bait-baitku,
kulepaskan namamu dari setiap rima.
Biarlah sajakku belajar bernapas sendiri,
tanpa harus terikat kenanganmu.

Kini aku rela, meski hati masih bergetar,
belajar ikhlas di sela luka yang tertinggal.
Dan bila esok bayangmu kembali mengetuk,
akan kuhalau dengan doa yang tabah.

Namun sebelum kata ini benar-benar usai,
ada satu hal yang ingin kau ingat:
aku tak pernah menyesali pertemuan kita,
sebab darimu, aku belajar arti kehilangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here