Peran yang Hilang

0

Nama: Nabila Jurusan: Ekonomi Syariah Semester: I Ada seorang anak yang setiap harinya menjalani hidup tanpa sosok ayah, dia tumbuh dewasa tanpa bimbingan dan kasih sayang dari ayahnya. Dia diibaratkan seperti burung yang sangat cantik, tetapi dia terbang hanya dengan sebelah sayapnya, yaaa... itulah diriku. Ayahhhh.. dari setiap cerita anak perempuan yang saya dengar mereka selalu menceritakan tentang sosok ayahnya, dan mereka terlihat sangat...

Perjalanan Aim

0

Nama: Rifky Ramadhan Sabi Jurusan: Informatika Semester: I Aim adalah orang yang lemah lembut, sosok yang hampir tidak pernah marah. Namun, katanya, jika ia benar-benar marah, itu cukup untuk membuat orang ketakutan. Anehnya, tidak ada yang pernah melihatnya marah—mungkin karena kesabarannya begitu luas. Di balik sikap ramahnya kepada teman-teman, Aim menyimpan keraguan yang semakin membayangi langkahnya ke masa depan. Apakah semua usahanya akan...

Diri

0

Nama: Rifky Ramadhan Sabi Jurusan: Informatika Semester: I Diriku, bagaimana perasaanmu hari ini? Apakah kau lelah? Kuharap belum ada kata menyerah. Hei, bagaimana kehidupanmu sekarang? Apakah lebih baik, atau justru berbalik arah? Semoga tiada kata tak sanggup dalam menapaki langkah. Bukankah ini yang kau impikan sejak lama? Bukankah ini seharusnya membawa bahagia? Hei, ke mana dirimu yang dulu? Ke mana ia pergi? Mengapa kau tak mencoba menariknya kembali? Bukankah ia lebih pandai? Bukankah...

Menjadi Harapan Bagi Semua Orang

0

Nama: Moh. Zacky Qifayatullah Jurusan: Informatika Semester: I Di sebuah kota kecil yang terletak di lereng gunung, hiduplah seorang guru muda bernama Rama. Meski baru saja tiba di kota itu beberapa bulan yang lalu, Rama dengan cepat menjadi sosok yang dicintai oleh warga sekitar. Wajahnya selalu dipenuhi senyuman, dan semangatnya dalam mengajar anak-anak desa begitu tulus. Rama pindah ke kota kecil itu bukan...

Harapan Orang Tua

0

Nama: Moh. Zacky Qifayatullah Jurusan: Informatika Semester: I Dalam malam yang sunyi dan hening, kami titipkan doa di setiap detik yang beriring, ada harapan yang kami gantungkan di langit tinggi, agar jalanmu terang, agar langkahmu tak lagi sendiri. Kau lahir dari impian yang lama kami simpan, tumbuh dari cinta yang kami taburkan dengan sabar dan harapan, setiap langkah kecilmu adalah detak dalam hati kami, setiap tawa dan tangismu, pelangi...

Di Balik Senja yang Sepi

0

Nama: Rosdiana Jurusan: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Semester: I Malam merangkak perlahan di atas langit yang telah memudar, menutupi kota dengan ketenangan yang hampir bisa dirasakan. Di sebuah taman yang terletak di pinggir jalan utama, seorang wanita duduk sendiri di bangku kayu. Namanya Lara. Tangannya menggenggam secangkir kopi yang sudah lama dingin, tapi ia tak peduli. Hanya diam, menatap langit senja...

Jangan Menyerah

0

Nama: Salsani Septiana Jurusan: Manajemen Pendidikan Islam Semester: I Rasanya terlaluawal Jika aku menyerah pada episode ini Bahkan bagian prolog belum tamat kamu tulis Narasinya belum selesai di baca secara utuh Jangan dlu menyerah Aku terlalu ragu untuk melangkah Tapi semua orang pernah letih Dan itu adalah hal yang kaprah Beri jeda sebentar untuk diri sendiri Jangan biarkan perjuanganmu berhenti di awal...

Pengorbanan Tak Ternilai

0

Nama: Ismail Jurusan: Pendidikan Bahasa Arab Semester: I Suatu ketika hiduplah seorang anak yang bernama Widya.. Wanita tersebut menceritakan sebuah kisahnya,dari kecil hingga dewasa... Ia menjelaskan kehidupannya, bahwa yang namanya hidup ini bisa berubah dan terus berdoa dan berusaha. Sewaktu kecil, ayah dan ibunya hanyalah seorang pemulung.. ia bercerita kalau dulu, saat ia masih kecil, ia pernah dimasukkan ke dalam gerobak oleh ayahnya, untuk mencari...

Harapan kepada Pemimpin Baru

0

Nama: Saiful Bahri Jurusan: Hukum Tata Negara Islam Semester: III Angin segar menyapa pagi, di bawah langkah janji berdiri. Pemimpin baru, harap bersemi, membawa negeri ke mimpi abadi. Bukan tentang takhta dan kuasa, tapi amanah untuk bangsa. Jadilah lentera di malam gelap, agar rakyat tak lagi silap. Jangan biarkan keadilan pudar, sebab rakyat haus jalan yang benar. Bangkitkan asa di jiwa yang redup, hapus tangis yang lama menyusup. Pemimpin baru, ingatlah ini, tanah...

Rumah Tanpa Foto Keluarga

0

Nama: Siti Hajar Musyawir Jurusan: Pendidikan Bahasa Arab Semester: I Dinding kosong, sunyi dan sepi, Tak ada senyum, tak ada kenangan. Rumah yang besar, namun terasa hampa, Tanpa foto keluarga, hati terasa kosong. Kaca jendela, memantulkan bayang, Namun tak ada wajah yang familiar. Meja makan, tanpa tawa anak, Hanya kesunyian yang menghantui. Tapi, di hati, kenangan tetap hidup, Cinta keluarga, tak terlupakan. Meski tak ada foto, tak ada bukti, Cinta itu...