Ketika Kekuasaan Buta Nurani: Korupsi jadi Harga yang Biasa Dibayar

0

Oleh: Zul Syahrul Ramadhan Wartawan Magang Korupsi di Indonesia seolah sudah menjadi bagian dari denyut nadi kekuasaan. Kasus demi kasus terus muncul, mulai dari pejabat tinggi, anggota legislatif, hingga aparat penegak hukum sendiri. Ironisnya, publik tidak lagi terkejut. Kita hanya bisa menggelengkan kepala, membuka media sosial, dan menemukan berita korupsi baru seolah itu hal yang lumrah. Inilah tanda paling jelas bahwa...

Yang Datang Tanpa Rencana, Pergi Tanpa Pamit

0

Oleh: Zul Syahrul Ramadhan Wartawan Magang Pagi itu, dapur pondok sedang ramai seperti biasa. Barisan santri mengular panjang, suara sendok dan piring beradu satu sama lain. Di tengah antrean itu, mataku tertuju pada seorang santriwati yang tampak kerepotan membawa piring dan sendoknya. Tanpa pikir panjang, aku melangkah mendekat dan membantunya mengambil makan. Dia menoleh sejenak, menatap dengan mata teduh, lalu berkata pelan,...

Perjalananku untuk Daerahku

0

Oleh: Moh Agung Wartawan LPM Qalamun Aku melangkah dari tanah Palu yang hangat, dari peluh mimpi dan doa yang tak pernah surut. Langit biru menyimpan harap, ombak Teluk Palu berbisik: beranilah berlayar. Bukan tentang selempang atau sorot cahaya, melainkan amanah yang kupikul di dada. Menjadi suara bagi gunung dan laut, bagi budaya yang hidup dalam nadi rakyat. Aku belajar dari luka dan bangkitnya tanah ini, dari gempa, dari air mata,...

Catatan Inspirasi untuk Mahasiswa Baru

0

Oleh: Moh Yusuf Wartawan LPM Qalamun Menjadi mahasiswa baru adalah titik awal dari perjalanan panjang yang akan membentuk siapa kita di masa depan. Di tengah euforia orientasi, perkenalan kampus, dan adaptasi terhadap sistem perkuliahan yang baru, ada satu hal yang sering terlupakan: bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang tidak hanya sukses untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi orang lain. Menginspirasi...

Opini Tentang LPM

0

Oleh: Fikra Wartawan LPM Qalamun Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) adalah salah satu wadah penting bagi mahasiswa untuk belajar menyuarakan kebenaran. Ia tidak hanya berfungsi sebagai penerbit berita, tetapi juga sebagai ruang kritik, edukasi, dan kontrol sosial di lingkungan kampus. Keberadaan LPM membuktikan bahwa mahasiswa bukan sekadar penerima ilmu, tetapi juga penggerak wacana. Melalui tulisan, LPM mampu menghadirkan perspektif yang jujur, bahkan ketika...

Suara di Balik Pena

0

Oleh: Fikra Wartawan LPM Qalamun Di sudut kampus yang sepi, berdirilah ruang redaksi LPM yang sederhana. Meja kayunya penuh kertas berserakan, dan dindingnya dipenuhi majalah lama. Meski tampak usang, bagi para anggotanya ruang itu adalah tempat ide-ide besar dilahirkan. Raka, salah satu anggota, percaya bahwa lewat pena, mahasiswa bisa menyuarakan kebenaran. Suatu hari, ia menulis artikel tentang kebijakan kampus yang memberatkan mahasiswa....

Bertahan untuk Bertumbuh

0

Oleh: Fara Fatri Anjuni Wartawan LPM Qalamun Namanya sky. Awalnya ia begitu bersemangat saat memutuskan bergabung dengan sebuah organisasi di kampus. Ia membayangkan akan bertemu teman-teman baru, belajar banyak hal, dan mungkin menemukan rumah kedua di sana. Namun, kenyataannya jauh berbeda. Di balik rapat-rapat yang panjang dan kegiatan yang melelahkan, sky justru merasa terasing, merasa sakit. Orang-orang di sekelilingnya sibuk dengan lingkaran...

Gema Syahril Qur’an

0

Oleh: Syarifatul Awliyah Sahupala Wartawan LPM Qalamun Gema tilawah mulai berkumandang merdu, membasuh jiwa yang haus akan ilmu. Tiga raga menyatu dalam satu tujuan, membawa syiar di atas mimbar yang syahdu. Sari tilawah mengalun indah di telinga, menerjemahkan makna dengan penuh jiwa. Seni retorika memikat hati yang lara, menyampaikan pesan Ilahi ke seluruh semesta. Bukan sekadar lomba mengejar juara, melainkan ikhtiar membumikan ayat Sang Pencipta. Agar Al-Qur’an tak berhenti sebagai aksara, tetapi...

Banjir Peluang atau Ancaman untuk Indonesia

0

Oleh: Alia Wartawan LPM Qalamun Banjir yang melanda Indonesia saat ini—dari Jakarta hingga Kalimantan, dengan kerugian triliunan rupiah dan ribuan pengungsi—bukan sekadar bencana alam, tapi respons imun tubuh terhadap invasi manusia. Bayangkan bumi sebagai organisme hidup: sungai, hutan, dan laut adalah sistem peredarannya. Ketika kita menebang hutan, membangun beton di atas tanah resapan, dan membuang sampah ke sungai, bumi “demam” dengan...

Rahasia di Balik Pintu Tua

0

Oleh: Alia Wartawan LPM Qalamun Di sebuah desa kecil di tepi hutan Jawa, hiduplah seorang pemuda bernama Ardi. Ia berusia 20 tahun, bekerja sebagai tukang kayu di bengkel ayahnya. Hidupnya sederhana, penuh dengan aroma kayu basah dan suara gergaji yang berderit. Namun, di balik rutinitas itu, Ardi menyimpan rahasia yang tak pernah ia ceritakan kepada siapa pun. Semuanya bermula ketika Ardi menemukan...