Dari Pagi Buta Hingga Masa Depan

0

Oleh : Siti Zahrah Wartawan Magang Punggungmu memikul beban, tak pernah kau keluhkan,Di bawah terik mentari, peluhmu tak kau hiraukan.Setiap langkah adalah janji, setiap tetesan adalah pengorbanan,Demi sepotong harapan, untuk masa depan yang kau impikan. Kau ajarkan kami arti dari kata berjuang, Walau lelah mendera, semangatmu tak pernah lekang.Dari pagi buta hingga malam menjelang,Kau ukir jalan agar hidup kami cemerlang. Terkadang kata-kata tak...

Membongkar Tabir Kekerasan: Suara Mahasiswa Melawan Pelecehan di Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

0

Oleh : Muhammad Jibril Paendong Wartawan Magang Kasus-kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang mencuat di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu beberapa waktu terakhir bukan sekadar catatan kelam. Ini adalah alarm nyata bahwa ruang akademik yang seharusnya menjadi tempat aman untuk berpikir, belajar, dan berkembang, justru berubah menjadi tempat di mana sebagian mahasiswa merasa takut,tertekan bahkan kehilangan keberanian untuk...

Kopi Jam Tiga Sore

0

Oleh : Muhammad Jibril Paendong Wartawan Magang Setiap jam tiga sore, kantin pojok kampus selalu penuh. Di sanalah Nara dan Bima sering bertemu setelah kelas selesai. Mereka berbeda jurusan, berbeda karakter, tapi sama-sama sedang berjuang menghadapi kerasnya dunia perkuliahan. Hari itu, Nara datang dengan wajah lelah sambil melempar buku ke meja. “Bim, aku capek. Tugas nggak habis-habis. Rasanya otakku mau...

Kedamaian di Pelukan Alam

0

Oleh : Muhammad Jibril Paendong Wartawan Magang Di puncak gunung yang hijau nan luas, Angin berbisik lembut, membawa kedamaian. Sungai mengalir tenang, seperti nyanyian jiwa, Menyapa bunga-bunga yang mekar tanpa kata. Hutan rimbun, rumah bagi burung-burung bebas, Daun-daun bergoyang, menari dalam harmoni. Matahari terbenam, melukis langit merah jingga, Membawa ketenangan, jauh dari hiruk-pikuk dunia. Di sini, waktu berhenti, jiwa menemukan rumah, Keindahan alam, pelipur lara yang abadi. Dalam kedamaian ini, hati...

Cahaya Bulan di Malam Luas

0

Oleh : Muhammad Jibril Paendong Wartawan Magang Di langit gelap, bulan bersinar terang, Menerangi bumi yang luas dan lapang. Cahayanya lembut, seperti bisikan angin, Menyapa padang rumput yang hijau nan tenang. Sungai berkilauan, airnya mengalir pelan, Gunung-gunung tinggi berdiri gagah. Hutan-hutan rimbun, pohon-pohon bergoyang, Di bawah sinar bulan, dunia terasa ajaib. Malam hari ini, bumi tak pernah tidur, Cahaya bulan menari di setiap sudut. Menerangi langkah-langkah yang tersembunyi, Membawa kedamaian,...

Rindu dan Harapan yang Menyatu

0

Oleh : Muhammad Jibril Paendong Wartawan Magang Di pangkuan senja yang tenang berbisik, Harap menari dalam lembut cahaya pagi, Setiap langkah adalah janji tanpa akhir, Menyulam mimpi di hati yang abadi. Di pelukan malam bintang berteduh, Rindu berlayar di samudra waktu, Dalam diam, doa pun tumbuh, Menjadi cahaya menuju rindu yang satu. Di ufuk timur fajar menyingsing hangat, Menyatukan jiwa dalam irama abadi, Rindu yang satu kini menjadi nyata, Menyinari...

‎Bayang di Langit Sunyi: Paradox Tak Berujung

0

Oleh : Sirajul Fuad Wartawan Magang ‎ ‎Di lantai kayu yang dingin, sunyi mencekik, ‎Bukan dingin udara, namun jerat dosa yang mendesak. ‎ Hari-hari terbuang, hiruk-pikuk hampa tanpa jiwa, ‎Pondasi berbakti runtuh, waktu dirampas sia-sia. ‎ ‎Aku adalah metafora kejam: bunga di atas mayat, ‎Tawa dan capaian palsu, tumbuh di tanah busuk kelalaian. ‎ ‎Hati menjadi padang tandus, kebahagiaan sejati layu, ‎Luka lama berbekas, trauma...

‎Di Semesta Lain Kau Jadi Milikku

0

Oleh : Sirajul Fuad Wartawan Magang ‎ ‎Sepuluh tahun, waktu yang kubiarkan lewat, Waktu yang menua dalam diam yang pekat. Bukan tak berani, tapi memilih begini, Menyimpanmu utuh di ruang sunyi hati. Kau berjalan di sisiku, sebagai teman karib,Tawamu lunas, ceritamu tanpa aib. ‎ ‎Dan aku, dengan peran yang kupilih sendiri,Menjaga rahasia, menjaga jarak abadi. Kuintip matamu, samudera tenang tanpa badai,Setiap langkahmu,...

‎Kehangatan yang Membisu

0

Oleh : Sirajul Fuad Wartawan Magang ‎ ‎Di jendela; semakin kecil, semakin samar. Aku peluk bantal erat-erat, berharap itu adalah sisa kehangatan kalian. ‎ ‎Aku jadi ahli dalam berpura-pura ceria, senyum lebar saat kalian pulang, menyembunyikan bekas gigitan di bibir karena terlalu cemas. ‎ ‎Aku tidak minta hadiah besar—hanya sebuah jeda dari kalian berdua, untuk melihat, bahwa anak ini nyata dan bukan proyek yang...

Kurangnya Minat Gen Z dalam Berorganisasi: Sebuah Refleksi Pergeseran Nilai dan Prioritas

0

Oleh : Sirajul Fuad Wartawan Magang ‎ ‎Fenomena menurunnya minat Generasi Z (Gen Z) untuk berpartisipasi dalam organisasi kemahasiswaan atau sosial tradisional, sering kali disalahartikan sebagai apati atau kurangnya semangat sosial. ‎ ‎Padahal, berdasarkan riset dan observasi, hal ini lebih merupakan refleksi pergeseran mendasar dalam nilai, prioritas, dan cara berinteraksi yang didorong oleh lingkungan digital dan kompetitif. ‎ ‎Kurangnya minat bukan berarti nihil, melainkan sebuah...