Home OPINI Blood Moon, Refleksi dari Seberapa Kita Mengotori Atmosfer Bumi Kita

Blood Moon, Refleksi dari Seberapa Kita Mengotori Atmosfer Bumi Kita

80
0

Oleh: Musfira Fahma Amalia
Wartawan LPM Qalamun

Blood Moon atau bulan merah darah terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus. Pada saat itu, Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan Bumi (umbra), sehingga tidak menerima cahaya matahari secara langsung. Namun, Bulan tidak sepenuhnya gelap karena sebagian cahaya matahari tetap mencapai Bulan setelah melewati atmosfer Bumi.

Fenomena ini tercipta karena cahaya biru dan hijau tersebar oleh partikel di atmosfer melalui hamburan Rayleigh, sementara cahaya merah dan oranye yang memiliki panjang gelombang lebih panjang berhasil menembus dan dibiaskan menuju Bulan. Hasilnya, Bulan tampak berwarna kemerahan sehingga dijuluki blood moon.

Namun, intensitas dan warna yang kita saksikan dari blood moon sangat bergantung pada kondisi atmosfer Bumi saat gerhana terjadi. Kandungan debu, aerosol, polutan, maupun partikel-partikel di atmosfer memengaruhi seberapa banyak cahaya merah yang sampai ke Bulan. Atmosfer yang bersih cenderung menampilkan warna merah-oranye cerah pada blood moon; sebaliknya, polusi yang tinggi dapat membuat Bulan tampak merah kecokelatan atau kehitaman.

Penelitian Matsushima dkk. (1966) dan simulasi Gedzelman & Vollmer (2008) membuktikan bahwa variasi warna blood moon dipengaruhi langsung oleh komposisi atmosfer. Artinya, warna yang kita lihat dari blood moon adalah refleksi dari kondisi udara di Bumi yang kita huni.

Blood Moon bukan sekadar fenomena langit yang indah, melainkan refleksi nyata dari bagaimana manusia memperlakukan Bumi. Semakin kita mengotori atmosfer dengan polusi dan emisi, semakin suram pula wajah Bulan saat gerhana. Maka, sekarang sudah saatnya kita berhenti menjadi penonton kerusakan. Jagalah Bumi yang kita huni, rawat atmosfer, agar blood moon di tahun-tahun mendatang tidak lagi menjadi refleksi dari kotornya atmosfer Bumi yang kita huni ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here