SIGI, LPMQALAMUN.com – UIN Datokarama Palu berencana membangun food court di Kampus II sebagai upaya mempermudah akses mahasiswa terhadap kebutuhan makanan. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi waktu yang dihabiskan mahasiswa untuk mencari makanan di luar kampus, yang kerap menjadi alasan keterlambatan masuk kelas.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Prof. Dr. Saefuddin Mashuri, S.Ag., M.Pd.I menjelaskan bahwa kurangnya fasilitas tempat makan di area kampus menjadi alasan utama pembangunan food court tersebut.
“Dengan adanya fasilitas ini, mahasiswa tidak perlu jauh-jauh mencari makanan. Ini juga dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar, karena mereka yang akan mengisi food court ini,” ungkapnya saat diwawancarai Kru LPM Qalamun, Jumat (17/10/2025).
Meskipun rencana ini mendapat sambutan positif dari civitas akademika, tantangan tetap ada dalam tahap perencanaan dan penganggaran.
“Kami tidak mengalami hambatan yang terlalu signifikan, hanya saja waktu pelaksanaan menjadi tantangan. Dalam proses pengusulan anggaran dan kerja sama dengan pihak ketiga ada sedikit kendala. Namun kami berharap dalam waktu dekat proyek ini bisa segera terealisasi,” jelasnya.
Food court rencananya akan dibangun di lokasi strategis Kampus II, kemungkinan di atas area lapangan, agar mudah diakses oleh seluruh civitas kampus, baik dosen maupun mahasiswa.
Dalam prosesnya, pembangunan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk rektor sebagai penginisiasi, serta kerja sama dengan pihak ketiga yang akan menangani proses pembangunan dan pertanggungjawaban sesuai alokasi anggaran yang telah disiapkan.
Saefuddin menambahkan, pembangunan ini merupakan inisiatif baru yang terinspirasi dari keberhasilan food court di Kampus I.
“Kami ingin memberikan fasilitas yang sama dan menciptakan ruang yang tidak hanya untuk makan, tetapi juga untuk berdiskusi dan berinteraksi,” ujarnya.
Dengan terealisasinya food court di Kampus II, pihak kampus berharap mahasiswa dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari sehingga bisa lebih fokus dalam perkuliahan.
“Kami berharap food court tidak hanya dijadikan tempat makan, tetapi juga ruang untuk bertukar pikiran, berdiskusi, menghilangkan kejenuhan, serta memperkuat kebersamaan antara mahasiswa dan dosen,” tutupnya.
Melalui langkah ini, UIN Datokarama Palu menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih nyaman, produktif, dan mendukung interaksi sosial antar civitas akademika.
Wartawan Magang:Shihab, Syurga, Hanenda, Deagones







