Oleh: Nayla Faza Kamila
Wartawan Magang
Pernah ada tawa, bercanda,
Tanpa janji terikat, Hati terjerat.
Tak ada status, hanya rasa yang nyata,
Kini semua sirna, tinggallah hampa
Kau dan aku, dua insan yang bertemu,
Di persimpangan waktu, tanpa restu.
Awalnya dekat, berbagi cerita dan tawa,
Berakhir jadi luka, saat status tak ujung ada.
Mungkin seharusnya kita memang asing saja, Seharusnya kita tak bertemu, tak saling menyapa, agar tak ada hati yang terluka,
Saat Kenangan manis, kini jadi nestapa.







