Oleh Ajmila Zatil Ismah
Wartawan LPM Qalamun
Di bulan ini aku menemukanmu,
bukan dalam kisah besar,
bukan pula dalam drama megah,
melainkan dalam pertemuan sederhana
yang diam-diam meninggalkan jejak panjang.
Mei adalah jeda penuh harapan:
antara masa lalu yang perlahan kutinggalkan
dan esok yang tumbuh pelan-pelan.
Bulan ini seakan berhenti untukku,
sementara waktu terus melangkah, tak menunggu.
Aku tak pandai menjelaskan rasa,
namun sejak mengenalmu,
Mei menjelma menjadi puisi
yang tak pernah ingin kuselesaikan.







