Home PUISI Waktu

Waktu

83
0

Oleh : Sitti Nurhalisa Humairah
Wartawan Magang

Ia terus bergerak maju
Tak tahu caranya untuk mundur
Ia terus berdetak
Tak tahu caranya untuk berhenti

Ia saksi bisu perjalanan
Tempat mimpi lahir dan gugur
Merekam tawa dan air mata
Tanpa memberi jeda

Diantara detik yang berlalu
Kita tersadar akan fana
Bahwa yang datang akan pergi
Dan yang pergi tinggal kenangan

Waktu mungkin terus berjalan
Seperti senja yang menelan cahaya
Redup dan samar berdatangan
Namun kenangannya akan tetap ada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here