Air Mata dan Janji di Pesantren

0

Oleh: Hidayat Nur Wahid Wartawan Magang Namaku zidan, hari ini aku akan di antar oleh ibuku ke salah satu pesantren. Hatiku sangat ragu bercampur gugup, mengingat ini kali pertama aku akan meninggalkan rumah dalam waktu yang lumayan lama, dan jaraknya pun cukup jauh. Tanpa aku sadari, dari tadi aku di perhatikan oleh ibu. "Tenang saja nak kamu pasti bisa, " Kata...

Hukum Melemah, Apakah Masih Ada Harapan?

0

Oleh: Hidayat Nur Wahid Wartawan Magang Indonesia adalah negara hukum sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 1 Ayat (3). Namun demikian, keresahan terhadap lemahnya penegakan hukum di Indonesia telah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat. Berbagai kasus besar yang melibatkan elite pemerintahan kerap berujung pada hukuman yang tidak sebanding dengan perbuatan yang dilakukan. Fenomena hukum tumpul ke...

Tanda Tangan Takdir di Puncak Drama

0

Oleh : Ferdiansyah Wartawan Magang Malam itu. Bukan sekadar malam, tapi sebuah insiden kosmik. Ketika waktu mencabut jarumnya, dan realitas terlipat ke dalam diri kita. Kau datang, bukan melangkah, tapi meledak sunyi di tengah kehampaan, Menghancurkan kesetimbangan rapuh dari duniaku yang terisolasi. Udara, tegang dan tipis, bergetar seperti senar biola yang putus. Rembulan? Ah, ia hanyalah serpihan cermin yang mencerminkan gejolak kita, Menjadi mata yang...

Surat yang Tak Pernah Sampai

0

Oleh: Ferdiansyah Wartawan Magang Namaku Pagi, seperti harapan pertama yang selalu dikhianati. Di balik jeruji langit-langit, di mana udara pun terasa memar, Aku merintih lewat kepakan sayap yang kau lihat di jendela. Ini bukan kicau bebas, tapi perpisahan kami yang terpaksa. Dulu pena ini lincah menarikan berita, bukan terkulai lemas. Menulis pesan diam-diam, merangkai janji di atas lipatan. Kami berbagi harap dan sembunyi di antara...

Senja

0

Oleh: Ferdiansyah Wartawan Magang Lembayung merona, perlahan menyapa, Melukis cakrawala dengan cat jingga. Mentari pamit, sinarnya mereda, meninggalkan hangat di ujung hari yang renta. Awan berarak, menjadi saksi bisu, Perpisahan terang dan datangnya waktu.Siluet pepohonan memanjang membisu,menanti bintang menyemai rindu. Angin berdesir, membawa harum petang,mencumbui dedaunan yang mulai lengang.Sebuah janji, 'tuk bertemu lagi esok terang,dalam damai hening, hati pun terbuang. Senja adalah jeda,...

Senja di Bawah Pelita Rindu

0

Oleh: Ferdiansyah Wartawan Magang Senja tumpah di jendela, warna-warna duka, Bukan hanya jingga, tapi bias kenangan yang luka. Sepi merayap, membawa dingin ke dalam dada, Ketika dunia bising, jiwa mencari jeda. Di sudut meja, sebuah pelita kuno menyala, Bukan penerangan, tapi pemicu air mata. Sebab, cahaya itu dulu hangatnya tangan Ibu, Yang menanti Ayah pulang, di bawah atap rindu. Nyala pelita bergoyang, seolah...

Hutan Sumatra Jangan Dirusak, Itu Rumah Kita!

0

Oleh: Ferdiansyah Wartawan Magang Sumatra memiliki kawasan hutan yang sangat luas dan sering dijuluki sebagai paru-paru dunia. Keberadaan hutan ini tidak hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga bagi keseimbangan lingkungan global. Namun, belakangan ini isu penebangan hutan secara liar (illegal logging) semakin santer terdengar. Praktik ini merupakan masalah serius yang harus segera dihentikan karena dampaknya sangat merugikan lingkungan dan kehidupan manusia. A. Mengapa...

Dua Jiwa

0

Oleh: Muh. Asmawi Wartawan LPM Qalamun Pagi itu, mentari menyapa Kota Kilat dengan sinarnya yang hangat, membangunkan kicauan burung-burung yang riang dari sarangnya. Di tengah hiruk-pikuk kota ini, hiduplah seorang pemuda bernama Kevin. Ia berasal dari keluarga terpandang, namun di mata teman-teman sekolahnya, Kevin adalah "si culun." Julukan itu melekat padanya karena kegemarannya membaca buku—ia adalah kutu buku—dan sifatnya yang cenderung...

Apa Arti Merdeka?

0

Oleh: Muh. Asmawi Wartawan LPM Qalamun Masih adakah yang mw mengibarkanmu? Masih ada kah yang mencintaimu? Kami rindu, namun kami tak mau engkau di kibarkan di tanah yang kotor ini Engkau terlalu suci untuk berkibar di tanah yang di perkosa tanpa henti. Jangan... jangan!! Jangan kau kibarkan bendara ini di tanah yang di mana tidak ada keadilan didalamnya, Ia terlalu suci...

Pemprov Malut Berselimut dalam Angka

0

Oleh: Sahir Cipongono Wartawan LPM-Qalamun Akhir-akhir ini Provinsi Maluku Utara sering di bahas karena mencapai prestasi luar biasa dalam hal pertumbuhan ekonomi. Dari Januari hingga maret 2025 membuktikan lonjakan 34,58 % YoY, dan April hingga juni 2025 tetap berada di level tinggi di 32,09 %. Namun, prestasi statistik ini tidak boleh menutupi kenyataan pahit bahwa beberapa pihak termasuk warga masyarakat...