Oleh: Aura Reski Ramadani
Wartawan LPM Qalamun
Sejak kecil, aurora selalu duduk di depan jendela setiap sore, menatap jalan kampung yang berdebu. Ia percaya, suatu hari, ayah yang tak pernah ia kenal akan muncul di ujung jalan itu menyapanya, memanggil namanya,...
Oleh: Nazwa Sabina
Wartawan LPM Qalamun
Ada hari-hari
di mana aku berjalan jauh,
tapi kakiku tak pernah benar-benar tiba
di tempat yang kusebut pulang.
Aku tersenyum,
aku bercanda,
tapi di dalam dada
ada ruang kosong
yang tak bisa dijangkau siapa pun.
Kadang aku iri pada angin,
yang selalu tahu arah kembali.
Sedangkan...
Oleh: Nazwa Sabina
Wartawan LPM Qalamun
Nazira adalah seorang gadis yang teduh. ketika harus pindah dari Kota kelahirannya ke Kota tempat ayahnya bekerja. Meski berat meninggalkan teman-teman lamanya, Nazira percaya ia akan mendapatkan teman-teman baru dan diterima di lingkungannya yang baru....
Oleh: Putri Athifah
Wartawan LPM Qalamun
aku tak tahu harus jadi apa
mungkin…
seorang perawat untuk luka-luka yang tak pernah kau ceritakan,
atau
penjaga malam yang duduk diam
di samping gelapmu yang paling sunyi.
aku ingin pelan-pelan
mengumpulkan kepingan keberanian
yang pernah jatuh...
Oleh: Saiful
Pengurus Redaksional
Sore itu, kampus tampak sudah sepi setelah jam kuliah berakhir. Di sebuah kantin yang selalu jadi tempat berkumpul, tiga mahasiswa (Anjas, Saiful, dan Wahid) duduk berdekatan. Bukan buku atau kertas yang mereka bawa, melainkan satu hal yang...
Oleh: Zanira Nur Aviva
Wartawan LPM Qalamun
Di era digital saat ini, kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah memfasilitasi banyak hal, termasuk diskusi kelompok; AI dapat memberikan informasi dengan cepat, memformulasikan ide, dan bahkan menguraikan argumen. Namun, sebuah fenomena baru muncul:...
Oleh: Moh Yusuf
Wartawan LPM Qalamun
Pagi itu, matahari belum tinggi ketika aldy melangkah masuk ke gerbang kampus. Udara masih segar, sisa embun menempel di dedaunan yang berjajar di sisi jalan. Mahasiswa lain juga mulai berdatangan, dengan langkah tergesa atau santai,...
Oleh: Moh. Salman Fais
Wartawan LPM Qalamun
Seorang pemuda bernama Rafiq memulai usaha kecil-kecilan menjual kue bolu di kotanya. Awalnya dia hanya mengandalkan resep warisan yang berasal dari ibunya, ia membuat kue dengan penuh cinta di dapur rumahnya. Namun hasil...
Oleh: Hultami Hujannah
Wartawan LPM Qalamun
Program makan gratis yang digagas pemerintah sejatinya adalah langkah mulia. Ia lahir dari niat baik memastikan anak-anak sekolah mendapatkan gizi yang cukup agar tumbuh sehat dan mampu belajar dengan maksimal. Namun, kasus keracunan massal yang...
Oleh: Hultami Hujannah
Wartawan LPM Qalamun
Senja merayap perlahan di ufuk barat, menebarkan warna oranye yang lembut. Di beranda rumah tua, Aira duduk dengan cangkir teh hangat yang sudah lama mendingin. Jemarinya bergetar setiap kali angin sore berhembus, membawa aroma...













