Ibu, Jarak dan Sunyi
Oleh : Ahmad Fauzi Jurusan : Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Wartawan LPM Qalamun Di rumah yang sama ibu duduk memeluk waktu, yang berjalan lebih pelan dari detak jam di dinding tua. Pagi menyapanya tanpa suara, hanya cangkir teh yang mulai dingin menjadi saksi pertama kesunyian. Ia pernah sibuk menambal hari menjahitkan sabar pada luka kecil menyimpan letih di balik senyum agar dunia tampak baik-baik saja. Kini, anak-anak tumbuh menjadi...
Rumah yang Tak Lagi Pulang
Oleh : Haura hafidzah Prodi : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Wartawan LPM Qalamun Rumah itu masih berdiri, tapi tak lagi memelukku. Dindingnya bisu, lantainya dingin tanpa jejak tawa yang dulu berlarian tanpa takut esok. Di sana pernah ada pagi yang berbau kopi dan doa, ada suara langkah pulang yang selalu kutunggu dengan harap. Sekarang, jam dinding hanya berdetak menghitung rindu yang tak punya alamat. Aku menyentuh...
Jauh di Mata, Dekat di Hati
Oleh : Zanira Nur Aviva Jurusan : Ekonomi Syariah Wartawan LPM Qalamun Hari demi hari berlalu, kau selalu melekat di ingatanku. Walau tidak saling menyapa, bahkan tidak bertukar pikiran. Hanya bayangmu yang terus terbesit di dalam kepalaku, Menjelma sunyi yang selalu menanti sebuah jawaban. Mata yang indah berwarna kecokelatan itu begitu memikat, Membuat sebagian duniaku hanya tertuju lurus padamu. Di sudut mana pun, mata...
UKM Sebagai Ruang Pengembangan Diri, Bukan Sekadar Ikut-ikutan
Oleh : Aprilia Ayu Azhani Prodi : Hukum Keluarga Wartawan LPM Qalamun Dunia perkuliahan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada proses pengembangan diri mahasiswa. Salah satu wadah penting dalam proses tersebut adalah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Sayangnya, masih banyak mahasiswa yang memilih UKM hanya karena mengikuti teman, tanpa mempertimbangkan minat dan kebutuhan pribadinya. UKM sejatinya merupakan ruang...
Di Antara Jam yang Berhenti
Oleh : Ahmad Fauzi Jurusan : Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Wartawan LPM Qalamun Jam dinding di ruang tamu itu berhenti pada pukul 04.17 WIB. Jarumnya kaku, seolah menolak bergerak walau detik terus berjalan di luar sana. Setiap orang yang datang ke rumah tua di ujung gang Melati selalu menatap jam itu lebih lama dari seharusnya, lalu bertanya dengan nada...
Pendidikan dan Kehidupan Bersosial dalam Perspektif Muhammadiyah
Oleh : Moh. Fauzan Prodi : Pendidikan Agama Islam Wartawan LPM Qalamun Sampai saat ini, saya meyakini bahwa menjadi bagian dari organisasi masyarakat (ormas) Muhammadiyah adalah suatu hal yang membanggakan dan relatif. Muhammadiyah bukan lagi ormas kecil dalam masyarakat Indonesia, melainkan sebuah gerakan besar yang berperan penting dalam membentuk peradaban bangsa melalui bidang pendidikan, sosial, dan spiritual. Dari Muhammadiyah,...
Saat Kecerdasan Menjadi Alibi Sebuah Kejahatan
Oleh : Ahmad Juno Diansyah Jurusan : Pengembangan Masyarakat Islam Wartawan LPM Qalamun Tidak semua keburukan tampil dengan wajah kasar dan terang-terangan. Sebagiannya dikemas melalui konstruksi rasional. Inilah bentuk kebusukan paling berbahaya: ketika akal digunakan bukan untuk mencari kebenaran, melainkan untuk membenarkan kejahatan. Kecerdasan yang seharusnya menjadi cahaya justru dipelintir menjadi alat kamuflase. Dalih akademik, jargon moral, dan retorika...
Ketika Pelaku Pelecehan Bersembunyi di Balik Topeng Intelektual
Oleh : Luli Afianti Jurusan : Hukum Tata Negara Islam Pengurus LPM Qalamun Perguruan tinggi kerap dipandang sebagai ruang keilmuan, tempat nalar kritis, etika, dan nilai kemanusiaan dibentuk. Namun realitas menunjukkan ironi, sejumlah kasus pelecehan seksual justru terjadi di lingkungan akademik dengan pelaku berasal dari kalangan yang dikenal intelek. Sejatinya, intelektual bukan hanya orang berpengetahuan, tetapi juga individu yang...
Menimbang Ulang Pilkada Via DPRD: Untuk Siapa Demokrasi?
Oleh : Luli Afianti Jurusan : Hukum Tata Negara Islam Pengurus LPM Qalamun Demokrasi Indonesia berlandaskan pada kedaulatan rakyat sebagaimana termuat dalam Pancasila dan pemikiran demokrasi konstitusional. Pilkada langsung dipahami sebagai manifestasi nilai bahwa rakyat adalah subjek utama kekuasaan, bukan sekadar objek yang diwakili. Ketika pemilihan kepala daerah dialihkan kepada DPRD, maka terjadi pergeseran makna demokrasi dari partisipatif ke...
Seriuh Ombak, Setenang Laut
Oleh : Luli Afianti Pengurus Redaksional Apa yang kau sembunyikan Laut? Ingin rasanya ku membelah sunyi demi membaca rahasiamu Namun bagaimana jika dalammu Tak memberi jawaban, hanya menelan tubuhku? Bagaimana bila tiap kedalaman Adalah gelombang tanpa arah pulang Dan aku karam di sana Sebelum diri sempat menemukan cahaya Akankah sinar dari matahari Menjadi benang tipis penuntun napas Atau aku harus rela membisu di dasar Bersama doa yang tak...













